Saturday, November 28, 2015

Mengenal Maskot Quipper School

Quipper School adalah sebuah layanan pembelajaran E-Learning atau layanan pembelajaran berbasis online yang sangat digemari oleh siswa dan guru karena dapat mempermudah proses KBM, dan kegiatan belajar lebih menyenangkan bila anda menggunakan Quipper School. Bagi para pengguna Quipper School mungkin sudah tidak asing dengan maskot yang terdapat pada Quipper School. Maskot Quipper School terdiri dari dua hewan yang selalu bersahabat yaitu seekor gajah yang biasa disebut "Quino" dan seekor pinguin yang diberinama "Akik"Seperti apa persahabatan mereka simak penjelasan berikut untuk mengenalnya lebih dekat lagi.

Mengenal Quino dan Akik


Pernahkah Anda memperhatikan dua karakter ini di Quipper School? Dalam postingan kali ini, kami akan memperkenalkan Anda kepada dua asisten pemberani Quipper School yang memiliki peran penting!



Ini adalah “Quino”, seekor gajah yang berasal dari Padang Rumput Afrika. Dia sangat suka melahap apapun, terutama makanan dan buku. Selama perjalanannya mengelilingi dunia, Quino sangat suka mencicipi makanan dan sastra lokal. Quino memiliki karakter yang santai, teman-temannya menganggap Quino penuh perhatian dan filosofis juga. Dia sangat suka menanyakan hal-hal tentang dunia, baik dari yang sederhana sampai yang membingungkan!
Ini adalah teman Quino yang bernama “Akik”, seekor penguin dari Antartika. Dia adalah sebuah makhluk energetik yang sangat suka berolahraga, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang dunia. Dengan lengan penguinnya yang pendek, Akik tidak selalu menang di lapangan, namun dia sangat suka mempelajari aktivitas dan kemampuan baru. Sementara Quino menyukai filosofi dan seni, Akik sangat unggul di bidang matematika dan sains. Dia sangat senang saat harus memecahkan soal yang susah!

Misi Quino dan Akik adalah untuk membawa Quipper School agar dikenal oleh para pengajar dan pelajar di seluruh dunia. Mereka bepergian dari tengah padang pasir hingga ke dalam hutan rimba, untuk menyebarkan sekolah virtual yang inovatif ini. Sembari mereka melakukan perjalanan ini, Anda dapat melihat petualangan dan pengalaman mereka di Quipper School Learn, aplikasi web untuk siswa, dimana Anda dapat menukarkan koin dengan tema yang merupakan pemandangan dari perjalanan mereka!
Oh, dan jika Anda penasaran, Quino dan Akik didesain berdasarkan huruf alfabet “Q” dan “A”. Maskot kami tersebut mewakili esensi dari pembelajaran, yaitu “Questions” (Soal/Pertanyaan) dan “Answers” (Jawaban)!

Sumber : http://indonesia.quipperschool.com

Tantangan Dalam Membangun Platform Edukasi Global


quipperschoolindonesia: 
Masa, CEO Quipper, bulan Juni lalu berpidato dalam acara COMPUTEX TAIPEI, salah satu konvensi teknologi terbesar di Asia. Masa menyampaikan tentang mengapa beliau mendirikan Quipper, tantangan dalam dunia ed-tech (teknologi pendidikan) dan visi beliau bagi pendidikan di masa yang akan datang.

Founder Quipper School

 Berikut ini naskah pidato perkenalan yang sudah disampaikan oleh Founder Quipper School dalam acara COMPUTEX TAIPEI !

 
Selamat siang, perkenalkan saya Masayuki Watanabe. Saya adalah pendiri dan CEO dari perusahaan pendidikan berpusat di London, Quipper. Saya akan terbuka dan terang-terangan kepada Anda hari ini. Saya akan memberitahukan kepada Anda apa saja kesulitan yang dihadapi oleh sebuah perusahaan, dalam membangun platform pendidikan global.

    Karir saya (Founder Quipper School)


    Pertama-tama, mari kita dahulukan bagian yang membosankan: saya.

 Saya bergabung dengan McKinsey setelah lulus pada tahun 1997. Saya belajar banyak hal di sana, namun keberuntungan terbesar saya adalah saat bertemu dengan seseorang yang sangat brilian, Tomoko Namba - seorang pebisnis yang sangat saya kagumi, sekaligus orang yang membuat saya merasa beruntung karena dapat membentuk hubungan kerja yang kuat dengannya.

    Pada tahun 1999, Namba meninggalkan McKinsey. Begitu pula dengan saya.
Bersama Namba, kami mendirikan perusahaan game sosial, DeNA. Selama 10 tahun bersama DeNA, saya mengawasi banyak proyek dan layanan web, termasuk e-commerce (transaksi komersial melalui internet), lelang online, merger & akuisisi internasional, game dan banyak sektor lainnya — saya rasa lebih banyak dari yang dapat ditangani orang lain. Masa tersebut adalah masa yang paling mengasyikkan dalam hidup saya — masa dimana saya belajar dengan konstan.

Kepribadian saya (Founder Quipper School)

    Namun masa saya di DeNA hanya setengah dari perjalanan saya. Mungkin kurang dari setengah.
Inspirasi terbesar saya dalam kehidupan, saya dapat dari bepergian (travelling), melebihi pengalaman bisnis saya. Namun apa yang saya pelajari selama perjalanan saya sangat sedikit kaitannya dengan budaya mancanegara, atau sejarah besar planet kita, atau peninggalan kita sebagai manusia — yang saya pelajari lebih bernilai, dan lebih menekan — lebih mendesak — daripada hal-hal lain.

    Saya belajar betapa beruntungnya saya.
Saya sudah mengunjungi lebih dari 30 negara, dan semenjak masa sekolah, saya telah menjadi pengunjung yang sensitif. Saya banyak menghabiskan waktu saya di kamp pengungsi, bahkan pernah juga membantu untuk membangun sekolah-sekolah. Selama menjadi sukarelawan, saya dihadapkan dengan kenyataan sederhana namun menakutkan: jika Anda dilahirkan di negara miskin, kesempatan Anda sangat kecil untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dan tanpa pendidikan utama tersebut, kesempatan Anda akan menurun drastis. Saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri, bagaimana hal tersebut menyebabkan orang-orang berada pada situasi yang semakin menyulitkan.

    Dan itulah titik awal dari Quipper.

    Quipper: Ide

    Idenya sederhana, namun sangat kuat.

 Saya ingin hidup di dunia dimana setiap orang, terlepas dari status ekonomi dan lokasi tempat tinggal, dapat mengakses materi pendidikan dengan kualitas terbaik secara murah — atau bahkan gratis; dunia dimana anak-anak di pelosok Nigeria dapat belajar matematika dari profesor ternama di Inggris Raya; dimana nelayan Uruguay dapat belajar teknologi memancing terbaik dari guru di Cina.

 Di Quipper, kami sering menyebut diri kami sebagai “Distributors of Wisdom (Penyalur Pengetahuan)”. Tujuan kami adalah untuk merevolusi cara orang belajar dan berbagi pengetahuan, dengan memanfaatkan internet mobile.

    Quipper: Awal mula

Saya mendirikan Quipper tahun 2010 di London. Ada 3 kekuatan pendorong yang membuat Quipper tercipta. Pertama, Saya ingin berbuat sesuatu tentang ‘kemiskinan ilmu’ yang muncul karena faktor kemalangan seorang anak karena dilahirkan dari keluarga miskin. Saya sangat terkejut melihat keadaan tersebut dari pengalaman menjadi relawan membantu orang-orang yang kurang beruntung dari saya.
Kedua, saya merasa internet dan pendidikan adalah pasangan yang cocok. Dengan menggunakan internet, kecerdasan seorang guru dapat menyentuh hidup jutaan pelajar, dan biaya marjinalnya mendekati angka nol. Dengan mengumpulkan data pengguna, kami dapat beradaptasi dan menyesuaikan pengalaman belajar. Performa dan hasil belajar dapat diukur secara cepat, dan proses belajar mengajar dapat menjadi lebih kolaboratif, inklusif dan menyenangkan daripada sebelumnya.
Yang terakhir, saya rasa ini waktu yang tepat bagi Quipper. Dengan menurunnya biaya perangkat teknologi dan semakin menyebarnya perangkat berbasis internet — serta bervariasinya pengalaman mengerjakan proyek online — membuat saya merasa bahwa waktu yang sempurna akhirnya tiba. Saya bahkan merasa tersentuh dengan takdir — bahwa saya telah hampir ‘dipilih’ untuk mengerjakan tugas ini. Ketika Anda merasa selalu beruntung dalam hidup, Anda akan mulai memiliki pemikiran-pemikiran seperti ini.
Pastinya, perasaan tersebut tidak berlangsung lama ketika saya menyadari skala tantangan yang kami hadapi. Namun saya akan menjelaskannya nanti!

    Quipper: Platform

Hingga detik ini, platform kami telah digunakan oleh lebih dari 9 juta pelajar, dan mereka telah mengerjakan lebih dari 250 juta soal. Kami telah mengumpulkan dana sebesar lebih dari $10M dari perusahaan pemodal ternama seperti Atomico di London, dan Globis Capital Partners di Tokyo. Sekarang kami memiliki kantor-kantor di London, Tokyo dan Manila, dan berkembang sangat pesat.

    Berikut ini adalah gambaran singkat tampilan platform Quipper.

Seperti yang dapat Anda lihat, platform kami meliputi 3 komponen utama: Creation (Penyusunan), Assessment (Penilaian) dan Learning (Pembelajaran).
Penyusunan: kami bekerja dengan ratusan penerbit pendidikan dan guru-guru terkemuka untuk menciptakan materi pembelajaran dengan kualitas tinggi, serta membuat layanan kami tersedia secara gratis bagi para guru di seluruh dunia.
Penilaian: guru dapat menggunakan materi-materi kami dan menugaskannya ke siswa, sembari mengikuti dan memonitor proses belajar siswa mereka.
Pembelajaran: siswa dapat menerima tugas mereka dimana pun mereka berada, dengan menggunakan perangkat berbasis internet apapun yang mereka miliki.
Seperti yang Anda lihat, seluruh proses ini terjadi secara online, dengan apa yang disebut cloud. Saya akan memberikan sebuah tautan pada layanan kami setelah acara hari ini, sehingga Anda dapat menjelajahi layanan kami secara detail.

    Tantangan

Sekarang setelah Anda mendapatkan gambaran tentang visi dan metode kami, izinkan saya menjelaskan kepada Anda tentang tantangan-tantangan yang tadi saya sebutkan. Pada akhirnya, ada ribuan orang di dunia dengan ide dan visi yang serupa. Industri ed-tech, khususnya, telah melihat banyak visi besar yang berkahir pada kegagalan.
Mengapa bisa begitu? Setelah bekerja di dalam industri ini selama beberapa tahun, saya menemukan bahwa terdapat 2 tantangan utama yang harus diatasi untuk menuju kesuksesan. Yang pertama adalah sikap komparatif dalam industry ed-tech dan profesi mengajar. Yang kedua adalah kesulitan dalam memahami layanan kami dengan benar — menyatukan internet mobile dengan pendidikan, tanpa mengorbankan pengalaman dalam menimba ilmu.

    Dan berikut ini adalah pelajaran yang telah saya dapatkan dalam mencoba mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

    Keseimbangan

Pelajaran pertama adalah: keseimbangan. Sangat penting untuk dapat memiliki keseimbangan antara “layanan web” dan “layanan pendidikan”. Kebanyakan perusahaan ed-tech lain hanya mementingkan pada satu sisi, lalu gagal menciptakan layanan yang benar-benar baik. Perusahaan ed-tech yang berdasarkan pada web hanya berakhir dengan menyediakan apapun yang sedang menjadi tren dalam industri web, tanpa memperhatikan pada dampak akademis yang sebenarnya. Anda perlu berhati-hati pada kata-kata berikut ini — ‘pendidikan yang dikemas seperti game’, ‘pembelajaran adaptif’, ‘edukasi menggunakan big data’.
Tentu saja beberapa kata kunci tersebut merujuk pada inovasi original dan transformatif, namun banyak yang tidak didukung dengan penelitian akademis yang teliti.
Di sisi lain, perusahaan pendidikan tradisional sering gagal untuk memanfaatkan teknologi web, kebanyakan dari mereka hanya mencoba meniru apa yang pernah sukses sebelumnya. Menyeimbangkan teknologi dan tradisi bukanlah hal yang mudah, namun sangat penting.

    Kunci utamanya adalah percobaan

Pelajaran kedua adalah bahwa percobaan merupakan kunci utama. Kami bertanggung jawab 100% atas kualitas layanan kami — semu siswa pengguna kami pun mengandalkannya — namun bukan berarti bahwa kami takut untuk mencoba hal baru jika ada suatu hal yang tidak bekerja dengan baik.
Akan menjadi sangat arogan untuk mengasumsikan bahwa kami dapat memberikan layanan terbaik semenjak hari pertama. Banyak perusahaan gagal dengan visi besar namun keras kepala karena mereka tidak menanggapi perhatian/permasalahan dari para pengguna. Peningkatan dan perbaikan harus dilakukan secara berulang, dan merespons kebutuhan yang diperlukan para pengguna.
Tentu saja kami juga tidak dapat dan tidak seharusnya menjadi terlalu eksperimental dengan pendidikan para siswa, namun untuk memberikan layanan terbaik, kami harus siap untuk beradaptasi ketika data yang masuk mengatakan kami harus melakukan sesuatu.

    Persoalan bukan pada teknologi

Pelajaran terakhir adalah: persoalan bukan pada teknologi. Yang menjadi penting adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan.
Kita cenderung percaya bahwa teknologi selalu revolusioner dan menyebabkan gangguan, namun esensi dari pendidikan itu sendiri tidak pernah berubah selama bertahun-tahun. Tidak seharusnya kita melebih-lebihkan dampak dari teknologi, atau mencoba untuk memaksa revolusi demi kepentingan revolusi itu sendiri. Kita seharusnya memanfaatkan teknologi untuk menawarkan bahwa apa yang kita tahu sudah cukup baik, dengan cara seefektif mungkin.

    Dalam ed-tech, pendidikan selalu diutamakan.
Tiga hal itulah yang telah saya pelajari mengenai jebakan-jebakan di dalam dunia ed-tech semenjak saya mendirikan Quipper.
Tentunya, masih banyak lagi yang harus dipelajari — dan kurva pembelajaran akan selalu terjal, namun dengan membahas isu-isu ini, saya percaya bahwa kita semakin mendekati pelayanan terbaik yang kita inginkan terutama dalam pengalaman pembelajaran.

 Perkenankan saya mengenalkan Quipper School, produk andalan kami. Saya akan menampilkan videonya terlebih dahulu.

    [VIDEO]

 Saat ini, Quipper School telah digunakan oleh lebih dari puluhan ribu kelas di dunia, tapi kami memberikan fokus lebih kepada negara-negara Asia Tenggara. Saya dapat menjelaskan detail proyek ini dengan lebih spesisik dalam  diskusi panel, namun untuk saat ini, saya ingin menyampaikan bahwa saya gembira melihat proses yang telah kami lalui dengan Quipper School, serta merasa bahwa kami siap untuk lebih berkembang lagi dan lagi.
Tentu saja tidak mudah untuk mencapai apa yang sudah kami dapatkan sekarang. Dibandingkan dengan sektor-sektor lain yang pernah saya hadapi saat masih di DeNA, sejauh ini pendidikan merupakan semacam kacang yang paling susah untuk dibuka kulitnya!

    Tantangan untuk Quipper School


 Tantangan pertama yang kami hadapi adalah mengenai lokasi. Kami memiliki visi global, namun pendidikan tetap menjadi urusan lokal, dan materi-materi yang digunakan para guru pun bermacam-macam di setiap levelnya, dari nasional hingga daerah, dari sekolah satu dengan sekolah lainnya, bahkan dari guru satu dengan guru lainnya. Bahkan dalam mengajarkan bidang studi yang sama, setiap guru ingin mengajar dengan cara yang berbeda, dan kami perlu mengakomodasi kebutuhan tersebut.
Sikap konservatif menjadi isu lain. Dan sangat sulit untuk mengubah kebiasaan lama. Hal ini biasanya berlaku bagi guru yang sudah sering mengajar menggunakan metodenya sendiri selama bertahun-tahun. Setiap guru adalah pembicara, penceramah, penghibur dan pengajar profesional yang terampil dan berpengalaman, dan mengubah kebiasaan mereka sering memerlukan penanganan dan dukungan yang besar.

 Di atas dari segalanya, kami tidak bisa mengelak dari pertanyaan yang akan diajukan oleh jutaan orang: akankan layanan kami membuat anak-anak menjadi pintar? Pertanyaan ini merupakan pertanyaan paling dasar bagi siapapun yang berada di dalam industri ed-tech, namun mengejutkannya, merupakan satu pertanyaan yang paling tidak mudah dijawab oleh perusahaan manapun.

 Dengan Quipper School, kami telah berusaha untuk mengatasi dan memecahkan tantangan-tantangan berat tersebut. Dan hasilnya, kami memiliki retention rate (tingkat keberlanjutan) dan viral rate (tingkat penyebaran) yang tinggi. Yang menandakan, begitu para guru mulai menggunakan layanan kami, mereka akan langsung menyukainya, dan bersedia untuk terus menggunakannya dalam waktu yang lama.

 Para guru tersebut juga memiliki koneksi yang luas dan baik, sehingga mereka cenderung saling berbagi ide. Banyak sekali pengguna awal kami yang telah memperkenalkan Quipper School kepada rekan guru mereka, yang selanjutnya menciptakan efek penyebaran. Beberapa dari mereka bahkan ada yang secara sukarela membuat video tutorial dan konten pembelajaran sendiri, para guru ini sangat membantu kami. Bekerja bersama dengan para guru yang sama-sama memiliki semangat untuk merintis sesuatu adalah hal yang paling menyenangkan bagi kami.

 Dan mengenai pertanyaan yang diajukan jutaan orang tadi — apakah Quipper School membuat anak-anak kami menjadi pintar?

 Kami telah bekerja sangat erat dengan Benesse, raksasa pendidikan di Jepang, untuk melihat mana yang dapat digunakan dan mana yang tidak. Dalam proses tersebut, kami telah menyerap banyak data pembelajaran dari pengguna kolektif. Menggunakan penelitian yang tepat, kami banyak belajar mengenai bentuk dari pembelajaran adaptif (yang benar), dan pedidikan yang dikemas dengan game (yang benar) secara langsung.

 Saya selalu mengatakan kepada tim saya bahwa kita mengalami kemajuan dalam pendakian kita ke Gunung Pendidikan, namun perjalanan masih jauh. Perjalanannya pun tidak mudah — dan terkadang menegangkan. Namun yang dapat memberikan semangat kepada kami adalah senyuman para guru dan siswa ketika mereka menggunakan Quipper School. Mereka sangat bersemangat untuk belajar, dan kami di sini untuk menyediakan apa yang mereka inginkan.

    Terima kasih.

Cara Membuat Tugas di Quipper School

Membuat Tugas Quipper School
Quipper School adalah sebuah layanan belajar online atau disebut dengan E-learninglayanan belajar online ini gratis tanpa dipungut biaya, Quipper School dapat mempermudahkan Bapak/Ibu guru untuk memberikan tugas kepada siswa, jadi siswa bisa belajar dirumah tidak mesti harus di jam belajar di sekolah saja, buat Bapak/Ibu guru yang sudah mendaftar di Quipper School tapi belum tahu cara membuat/memberikan tugas kepada siswa silahkan disimak Tutorial tentang cara membuat tugas untuk siswa di Quipper School

 

Buat Bapak/Ibu guru yang belum mendaftar di Quipper School silahkan di baca artikel tentang Cara Mendaftar di Quipper School untuk Guru

 Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Langkah Pertama

     Pastikan anda sudah login atau masuk ke akun Quipper School terlebih dahulu, setelah muncul beranda    kemudian anda pilih kelas yamg akan diberikan tugas, untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pada gambar di bawah ini.
Membuat Tugas Quipper School

2. Langkah Kedua

    Setelah  memilih kelas yang akan diberi tugas kemudian pilihlah menu "Tugas" yang ada pada bilah atau samping kiri tersebut selanjutnya pilih "Buat Tugas Baru"

3. Langkah Ketiga

     Pada langkah ini adalah tinggal memilih materi soal yang akan ditugaskan kepada siswa,  misalkan anda memilih materi "Gerak Lurus" kemudian akan muncul sub materi tersebut dibawahnya "Hukum Newton" selanjutnya pilih "Tugaskan Topik ini"

    Membuat Tugas Quipper School

    4. Langkah Keempat

         Selanjutnya anda tinggal klik "Kirim Tugas dengan 1 Topik" anda bisa menambahkan topik yang lain  dengan menambahkan topik yang berkaitan dengan materi yang anda tugaskan.

    Membuat Tugas Quipper School


      5. Langkah kelima

           Pada tahap ini anda tinggal menyesuaikan setingan yang sesuai dengan keinginan, hal yang perlu diperhatikan adalah :
      • Nama Tugas : Berikan nama pada tugas yang dibuat misal "Tugas Hukum Newton"
      • Rentang Waktu : Rentang waktu ini adalah  batas waktu tugas yang anda buat, pilih sesuai keinginan anda misalkan anda ingin memberi tugas dalam jangka waktu 1 minggu, jadi setelah 1 minggu tugas tersebut sudah tidak bisa dikerjakan oleh siswa karena batas pengumpulan tugas sudah habis, jadi otomatis tugas tidak bisa dikerjakan lagi oleh siswa.
      • Pilih Kelas : Pilih kelas yang akan anda tuju atau kelas yang akan anda berikan tugas
      • Kirim Pengumuman : Kolom ini bisa anda kosongkan tapi bisa juga nda isi dengan pengumuman yang ingin anda tampilkan, misalnya berupa himbauan atau pemberitahuan.
      • Kemudian klik "Kirim Tugas ini"
        Membuat Tugas Quipper School


        6. Langkah Keenam

             Ini tahap yang terahir pada tahap ini tugas anda sudah terkirim dan sudah dapat di akses atau di kerjakan oleh siswa, tinggal klik "Tutup".

        Membuat Tugas Quipper School

        Lihat panduan versi video klik disini

        Jangan lupa baca juga artikel tentang Cara Mendaftar Quipper School untuk Siswa

        “ Quipper School “ Mengubah Model Pembelajaran Jadul Menjadi Lebih Gaul !!

        "Quipper School" Mengubah model pembelajaran jadul menjadi lebih gaul !!- Seperti yang kita ketahui dewasa ini masyarakat di Indonesia sudah semakin maju dan sadar akan perkembangan teknologi dan informasi. Di era yang serba modern, semua aktivitas manusia sangat dimanjakan oleh dunia teknologi. Kini kegiatan apapun sangat mudah dilakukan hanya tinggal klik, apalagi ahir-ahir ini sedang populernya layanan ojek online yaitu Go-Jek. Hampir semua aktivitas manusia dijalankan serba online, mau belanja tinggal klik cukup dari rumah anda pesan barang, barang akan sampai dirumah anda. Jika dibandingkan dengan gaya konvensional anda sibuk mencari barang tersebut ditoko, tapi dengan kemajuan teknologi malah sebaliknya barang yang datang langsung mencari alamat rumah anda jika anda memesan lewat online.


        Di dalam dunia pendidikanpun tidak terlepas dari pengaruh dunia tekhnologi dan informasi,QuipperSchool merupakan sebuah solusi untuk menyajikan pembelajaran yang berbasis e-learningatau biasa disebut dengan model pembelajaran online, dimana aktivitas belajar siswa tidak terbatas oleh ruang dan waktu, kapanpun dan dimanapun selama ada akses internet siswa akan mudah belajar dengan menggunakan Quipper School  kegiatan belajar siswa lebih santai, siswa bisa memanfaatkan HP, gadget dan notebook atau laptop yang dimilikinya untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Sepintas mereka seperti hanya bermain HP tapi kenyataannya mereka sedang menikmati betapa mudah dan menyenangkan belajar dengan memanfaatkan tekhnologi dengan memanfaatkan Quipper School. Bermain HP untuk kegiatan belajar memberikan pengalaman baru bagi siswa. Selama ini kita memandang HP hanya dari sisi negatifnya saja namun jika kita mampu berfikir positif dengan memanfaatkan HP yang dimiliki oleh siswa, dapat kita jadikan sebagai media penunjang aktivitas belajar siswa. Inilah salah satu cara atau tehnik seorang guru bagaimana menyajikan pembelajaran yang inovatif dan lebih mneyenangkan.
        Aplikasi Quipper School sangat mudah dijalankan sekalipun anda seorang pemula yang sangat gaptek, karena aplikasi quipper school didesain dengan sederhana dan tidak ribet maka anda tidak akan merasa kesulitan untuk menggunakannya. Berbagai fitur yang disediakan Quipper School akan mempermudah aktivitas bagi para guru dalam memberikan pembelajaran yang lebih baik, menyenangkan, menarik dan pastinya berkualitas. Seperti pemberian tugas kepada siswa, setelah siswa mengerjakannya maka otomatis hasil pekerjaan siswa akan masuk di data guru secara otomatis

         

        Berbagai fitur unggulan yang disediakan oleh Quipper School seperti :

        • Quipper Learn, link akses untuk siswa seperti mengerjakan tugas yang diberikan guru,
        • Qupper Link, link akses untuk guru untuk mengontrol aktivitas belajar siswa ketika para siswa sudah selesai mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, 
        • Q-Create, link akses untuk para guru yang ingin membuat soal dan materi sesuai keinginan,
        Selain itu juga banyak fitur lain yang lebih menarik seperti menu pesan untuk mengirim pesan kepada guru jika siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas, dan ada juga menu untuk grup agar mempermudah siswa berdiskusi langsung kepada temannya yang dalam satu kelas. Jika anda tertarik menggunakan Quipper School segera daftarkan sekolah anda di Quipper School, jika anda belum memahami cara menjalankankannya silahkan anda baca petunjuk berikut klik Panduan Quipper School untuk melihat petunjuknya dan cara menggunakan Quipper School.
         

        Berikut panduan dasar tentang cara menjalankan E-learning Quipper School :

        1. Cara mendaftar Quipper School untuk Guru
        2. Cara mendaftar Quipper School untuk Siswa
        3. Cara membuat kelas Quipper School
        4. Cara membuat tugas Quipper School
        5. Cara mengerjakan tugas Quipper School untuk Siswa
        6. Cara membuat konten dan soal Quipper School
        7. Cara mengganti password Quipper School untuk Guru
        8. Cara mengatasi siswa lupa password Quipper School
        9. Aplikasi Quipper School untuk Android
        Sebagai seorang guru yang ingin menjadi guru profesional anda dituntut untuk bisa menghadirkan model pembelajaran kreatif, inovatif, menarik dan menyenangkan. Agar bisa menarik minat belajar siswa guru harus bisa menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan selalu menghadirkan model pembelajaran yang variatif agar siswa tidak bosan dengan model pembelajaran yang sifatnya monoton. Salah satunya dengan menerapkan sistem pembelajaran e-learning dari Quipper School.Model pembelajaran konvensional yang sifatnya jadul sudah tidak jamannya lagi untuk anda gunakan secara terus menerus. 


        Diera tahun 90-an bisa dikatakan jaman masih kuno, HP, Tablet, Notebook, Laptop dll. Seperti barang tersier atau barang mewah yang sulit dimiliki oleh masyarakat dari kalangan menengah kebawah. Seiring dengan perkembangan jaman barang tersebut seolah-olah menjadi kebutuhan pokok manusia, hampir semua orang dari lapisan masyarakat menengah kebawah memiliki barang-barang tersebut. Begitu juga dengan model pembelajaran di sekolah,  kalau jaman dulu model pembelajaran yang disajikan oleh guru selalu monoton tidak variatif yaitu guru hanya memberikan catatan, selesai mencatat materi tersebut dijelaskan tanpa adanya media penunjang sehingga siswa merasa kesulitan untuk memahami materi pelajaran yang di sampaikan oleh guru.


        Begitu juga dengan model pembelajaran disekolah, model pembelajaran yang jadul sekarang lebih gaul dengan adanya internet menggunakan e-learning Quipper School, kegiatan belajar lebih asyik dan menyenangkan seperti bermain game.


        Semoga tulisan singkat tentang Quipper School ini bisa memberikan informasi baru bagi anda yang belum mengenal e-learning Quipper School. Jika ada pertanyaan tentang Quipper School silahkan anda tanyakan dikolom komentar blog ini, terima kasih.

        Cara Pendaftaran dan Pembayaran di Quipper Video - QS User

        B. Jika kamu sudah memiliki akun Quipper School

        1. Kunjungi: ​ https://video.quipper.com/
        2. Klik DAFTAR SEKARANG
        3. Silahkan pilih apakah kamu sudah mempunyai akun Quipper School?
        4. Silahkan pilih Ya Punya! Bila anda mempunyai akun Quipper School
        5. Kemudian klik "Sign In"
        6. Lanjutkan ke Halaman berikut
        7. Isi data diri anda
        8. Masukkan kode promosi ( bila ada )
        9. Klik Pilih Paket yang kamu pilih, kemudian klik lanjut
        10. Isi data yang di minta
        11. Setelah mengisi data yang diminta , Klik Confirm payment
        12. Cara Pembayaran
        13. Silakan lakukan pembayaran melalui mesin ATM yang sudah dipilih, Kartu ATM yang digunakan untuk transfer bisa dari Kartu ATM Bank mana saja asalkan bisamenggunakanATM bersama.Nomor ACCOUNT adalah nomor rekening tujuan transfer.

        Cara Mendaftar dan Pembayaran di Quipper Video - Non User

        Cara melakukan pendaftaran dan pembayaran di Quipper Video, berikut tutorial lengkapnya :

        A. Jika kamu belum mendaftar di Quipper School

        1. Kunjungi: ​ https://video.quipper.com/ 
        2. Klik DAFTAR SEKARANG 


        3. Silahkan pilih apakah kamu sudah mempunyai akun Quipper School?
        4. Silahkan pilih Belum Punya! Bila anda belum mempunyai akun Quipper School  


        5. Lakukan Pendaftaran – Isi Nama Lengkap kamu


        6. Isi Alamat email atau Skip


        7. Isi nama pengguna atau pilih dari saran
        8. Isi Kata Sandi  


        9. Lanjutkan ke Halaman berikut


        10. Isi data diri anda


        11. Masukkan kode Promo ( T3P6HM7 )


        12.. Klik Pilih Paket yang kamu pilih, kemudian klik lanjut





        13. Isi data yang di minta 
        14. Setelah mengisi data yang diminta , Klik Confirm payment 

        15.. Cara Pembayaran












        Silakan lakukan pembayaran melalui mesin ATM yangsudahdipilih,KartuATMyangdigunakan untuk transfer bisa dari Kartu ATM Bank mana saja asalkan bisa menggunakan ATM bersama. Nomor ACCOUNT adalah nomor rekening tujuan transfer.