Saturday, October 1, 2016

Tips Mengerjakan Soal Cerita.

Kadang soal cerita menjadi hantu tersendiri dalam pelajaran matematika, tapi sebenarnya bisa dengan beberapa tips dapat dikerjakan dengan mudah.

Salah satu caranya dengan mengubah soal cerita menjadi model matematika.

Pernah kah temen-teman belajar matematika tentang program linear?? Jika pernah apa tanggapan teman-teman tentang program linear ?? Mudahkah atau sulitkah ? Jika sulit itu artinya teman-teman belum tahu dasar dari materi matematika tentang program linear. Dalam dasar pelajaran matematika tentang program linear itu kita akan diperintahkan mengubah soal cerita kedalam model atau bentuk kalimat matematika. Biasanya banyak siswa maupun siswi yang menyerah mempelajari program linear hanya karena mereka tidak dapat mengubah soal cerita matematika menjadi model  matematika. Tapi jangan khawatir teman-teman karena pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara mengubah kalimat verbal atau soal cerita menjadi model matematika.

Langkah-langkah mengubah Soal Cerita Menjadi Model Matematika

  1. Tuliskan semua hal yang diketahui dan di anggap penting pada soal
  2. Tentukan variable-varabel pada hal yang diketahui
  3. Buatlah semua hal yang dikatahui dan yang sudah menjadi variabel ke dalam sebuah tabel 
  4. Buatlah model matematika dari tabel
     

Contoh soal :

Untuk membuat roti A diperlukan 200 gram tepung dan 25 gram mentega. Sedangkan untuk roti B diperlukan 100 gram tepung dan 50 gram mentega. Tepung yang tersedia hanya 4 kg dan mentega yang ada hanya 1,2 kg. Buatlah model matematikanya!!!

Jawab :

1. Tuliskan semua hal yang diketahui dan dianggap penting pada soal.

Jadi pada langkah yang pertama kita harus menuliskan dulu semua hal yang diketahui pada soal yang dianggap penting.
Diketahui :
Roti (A) : Memerlukan 200 gram tepung dan 25 gram mentega
Roti (B) : Memerlukan 100 gram tepung dan 50 gram mentega
Persediaan Tepung : 4kg = 4.000gram
Persediaan Mentega : 1,2kg = 1.200gram

2. Tentukan variabel-variabel pada hal yang diketahui

Pada langkah kedua ini kita harus menentukan mana yang akan menjadi variabel utama. Misalkan banyaknya Roti (A) = x dan banyaknya Roti (B) = y menjadi variabel utama, berarti variabel yang lainnya adalah tepung dan mentega.
Jadi yang menjadi variabel adalah :
Roti (A) dan Roti (B) sebagai variabel utama, dan sebagai variabel lainnya adalah tepung dan mentega.
Catatan : variabel utama itu adalah variabel yang menjadi tujuan yang akan dicari dari suatu soal. 

3.Buatlah semua hal yang diketahui dan yang sudah menjadi variabel ke dalam sebuah tabel 

Nah pada langkah yang ini kita akan membuat sebuah tabel dari hal yang diketahui dan yang sudah tertentukan variabelnya, maka tabel model matematikanya adalah sebagai berikut :

4. Buatlah model matematika dari tebel

Nah setelah teman-teman membuat tabel, kemudian buat kalimat matematika dari tabel tersebut, maka :
Karena terigu dan mentega paling banyak tersedia adalah 4.000 gram dan 1.200 gram, jadi tanda pertidaksamaannya adalah <

Kalimat matematika 1  :
200 x + 100 y <  4.000, disederhanakan menjadi :
2x + y < 40

Kalimat Matematika 2 :
25x + 50y < 1.200, disederhanakan menjadi :
x + 2y < 48

Karena x dan y adalah pasti bilangan bulat positive maka timbul juga kalimat matematika berikutnya, yaitu :
Kalimat matematika 3 :
> 0

Kalimat matematika 4 :
> 0
Maka model matematika dari soal diatas terdiri dari 4 kalimat matematika yaitu :
  1. 2x + y < 40
  2. x + 2y < 48
  3. > 0
  4. > 0

Kesimpulan

Sebenarnya sangat mudah untuk membuat model matematika jika kita tahu langkahnya. Ada 4 langkah yang dapat membantu teman-teman mempermudah membuat kalimat model matematika, diantaranya :
  1. Tuliskan semua hal yang diketahui dan di anggap penting pada soal
  2. Tentukan variabel-variabel pada hal yang diketahui
  3. Buatlah semua hal yang diketahui dan yang sudah menjadi variabel ke dalam sebuah tabel 
  4. Buatlah model matematika dari tabel
selamat berlatih

No comments:

Post a Comment